PERSIAPAN SEBELUM ABORSI
1. Pastikan diri anda postif hamil
Lakukan pemeriksaan dengan USG atau dengan alat tes uji kehamilan yang
banyak terdapat di pasaran. dan pastikan anda melakukannya dengan benar.
2. Pastikan diri anda 100% menginginkan aborsi.
Pertimbangkan hal ini baik-baik, pastikan bahwa aborsi yang anda lakukan
adalah yang terbaik bagi anda dan masa depan anda. karena setelah
mengkonsumsi misoprostol 90% anda dipastikan akan kehilangan kehamilan
anda.
3. Pastikan kondisi kesehatan anda.
Anda dapat melakukan aborsi dengan menggunakan misoprostol tanpa
pengawasan medis, hanya pada situasi anda tidak memiliki penyakit
serius. selain itu saat anda akan melakukan aborsi sebaiknya anda dalam
keadaan sehat.
4. Pastikan ada orang lain saat anda melakukan aborsi.
sangat tidak dianjurkan bagi seorang wanita melakukan tindakan aborsi
seorang diri, jadi usahakan minimal 1 orang ada disamping anda untuk
mengawasi anda dan berjaga-jaga apabila terjadi hal yang diluar
perkiraan.
5. Pastika anda sedang tidak menggunakan alat kontrasepsi Spiral (IUD)
Sebuah alat kontrasepsi yang kecil dan diletakan sekitar 3cm dibawah
rahim oleh dokter, apabila anda mengalami kehamilan pada saat
menggunakan kontrasepsi jenis ini, anda sebaiknya melakukan USG, karena
ada kemungkinan kehamilan anda berada di luar rahim. apabila ternyata
hasil USG menyatakan kehamilan anda normal (didalam rahim) maka anda
harus melepas terlebih dahulu alat kontrasepsi ini.
6. Pastikan anda tidak mengalami kehamilan diluar rahim
Sebuah kehamilan yang terjadi diluar rahim, kehamilan jenis ini sangat
membahayakan nyawa si ibu, apabila mengalami kehamilan jenis ini anda
bisa langsung berkonsultasi dengan dokter yang menangani anda, karena
anda dapat melakukan aborsi medis yang legal apabila dalam kondisi ini.
misoprostol tidak dapat menangani kasus seperti ini.
7. Pastikan anda tidak memiliki penyakit menular seksual
Penyakit menular seksual, dapat membahayakan pasca tindakan aborsi,
karena kemungkinan terjadi infeksi sangat tinggi. jadi sebaiknya sebelum
melakukan tindakan aborsi anda mengobati terlebih dahulu penyakit jenis
ini.
8. Pastikan akses ke rumah sakit mudah.
Selalu ada resiko dalam setiap tindakan aborsi, sehingga apabila terjadi
hal-hal yang tidak di inginkan anda dapat segera dibawa kerumah sakit
untuk mendapatkan pertolongan medis. anda dapat mengatakan bahwa ini
merupakan keguguran spontan. sehingga anda mendapatkan perawatan yang
tepat dan cepat.